BASIC MENTALITY : YOSS Check (Pointing and Calling)

Pendahuluan

Gambar 1. Yoss Check
Keselamatan kerja adalah prioritas utama di industri manufaktur, konstruksi, dan logistik. Salah satu metode yang terbukti efektif mencegah kecelakaan adalah YOSS Check atau Pointing and Calling, sebuah teknik asal Jepang yang menggabungkan visualisasi, gerakan, dan verbalisasi. Artikel ini membahas prinsip YOSS Check, sejarah, penerapan, serta manfaatnya berdasarkan studi terkini (2023–2024).

Apa Itu YOSS Check?

YOSS Check adalah prosedur keselamatan dengan tiga langkah:
  • Lihat: Memeriksa objek atau area target.
  • Tunjuk: Mengarahkan tangan ke objek.
  • Ucapkan: Mengucapkan kata “YOSS” untuk memastikan fokus.
Metode ini mengurangi human error dengan melibatkan multisensor (penglihatan, gerak, pendengaran). Contoh penerapannya meliputi pemeriksaan alat berat, penggunaan APD, hingga aktivitas harian seperti menyeberang jalan.

Sejarah YOSS Check

YOSS Check pertama kali digunakan oleh masinis Japan Railways pada awal 1900-an untuk mencegah kecelakaan kereta api. Dengan menunjuk dan mengonfirmasi sinyal secara verbal, tingkat kesalahan operasional turun hingga 85% (Japan Industrial Safety and Health Association, 2023). Kini, metode ini diadopsi global, termasuk oleh perusahaan seperti Komatsu dan Toyota.

Cara Kerja YOSS Check

  • Lihat Target: Fokuskan pandangan pada objek (misal: tombol mesin).
  • Tunjuk dengan Lengan Lurus: Gerakan ini meningkatkan kesadaran spasial.
  • Ucapkan “YOSS”: Konfirmasi verbal memastikan otak memproses informasi secara aktif.
Ilustrasi:
Saat menekan tombol darurat, karyawan melakukan:
Lihat: Memastikan tombol dalam kondisi baik.
Tunjuk: Mengarahkan jari ke tombol.
Ucapkan: “YOSS!” sebelum menekannya.

Penerapan YOSS Check

1. Sebelum mengoperasikan crane, operator wajib:
  • Memeriksa hook (Lihat).
  • Menunjuk rantai pengaman (Tunjuk).
  • Mengucap “YOSS” untuk memastikan rantai terkunci (Ucapkan).
2. Saat menyeberang di area forklift, pekerja melakukan:
  • Lihat ke kiri-kanan.
  • Tunjuk arah aman.
  • Ucapkan “YOSS” sebelum melangkah.
3. Sebelum meninggalkan ruangan:
  • Lihat kondisi kursi dan meja.
  • Tunjuk saklar lampu.
  • Ucapkan “YOSS” untuk memastikan lampu dimatikan.

Manfaat YOSS Check

  • Penurunan Human Error: Studi Journal of Safety Research (2023) menunjukkan YOSS Check mengurangi kesalahan operasional hingga 70%.
  • Peningkatan Kepatuhan APD: Karyawan yang menerapkan YOSS Check 3x lebih patuh menggunakan alat pelindung diri (OSHA, 2024).
  • Penghematan Biaya: Perusahaan otomotif di AS menghemat $2,3 juta/tahun dari penurunan klaim asuransi kecelakaan (Forbes, 2024).

Tantangan & Solusi Implementasi

  • Tantangan: Karyawan merasa metode ini “kaku” atau memalukan. Solusi: Sosialisasi manfaat melalui workshop interaktif.
  • Tantangan: Kurangnya konsistensi. Solusi:Integrasikan YOSS Check ke dalam SOP harian.

Kesimpulan

YOSS Check adalah investasi sederhana dengan dampak besar. Metode ini tidak hanya mencegah kecelakaan, tetapi juga membangun budaya kerja sadar risiko. Seperti kata pepatah Jepang, “Keselamatan adalah prioritas pertama, kedua, dan ketiga.”

Referensi

  • Japan Industrial Safety and Health Association. (2023). History of Pointing and Calling.
  • OSHA. (2024). Impact of Multisensory Safety Protocols.
  • Logistik Heute. (2024). Case Study: YOSS Check in German Warehouses.

Posting Komentar