Pelatihan Mandiri - Pemilihan Mata Pelajaran Pilihan (Modul 1)

Selamat datang di blog ini, Saya sangat senang dapat berbagi pengalaman dalam mengikuti Pelatihan Mandiri di Platform Merdeka Mengajar mengenai topik Pemilihan Mata Pelajaran Pilihan dengan Anda semua. Sebagai seorang pendidik, saya percaya bahwa mendapatkan wawasan baru dan berbagi pengalaman adalah kunci untuk pertumbuhan profesional yang berkelanjutan. Melalui artikel ini, saya berharap dapat menginspirasi dan memberikan informasi bermanfaat kepada Anda semua. Mari kita terus belajar dan tumbuh bersama-sama demi memberikan pengalaman pendidikan yang terbaik bagi para siswa kita!

MODUL 1. MENGENAL PEMILIHAN MATA PELAJARAN PILIHAN.

Materi 1. Pentingnya Pemilihan Mata Pelajaran Pilihan di Fase F

Soal Latihan Pemahaman
1. Kapan Pemilihan Mata Pelajaran Pilihan dimulai . . .
  • Kelas X
  • Kelas XI (Jawaban Benar)
  • Kelas XII
  • Kelas X, XI dan XII
Cerita Reflektif
Menurut Anda, apakah pemilihan mata pelajaran pilihan di Fase F merupakan praktik yang efektif?
Jawaban :

Menurut saya pemilihan mata pelajaran pilihan di Fase F sudah efektif, dimana peserta didik diberikan kebebasan untuk memilih mata pelajaran yang sesuai dengan minat dan bakat mereka. Ini membantu dalam mengembangkan kemandirian dan tanggung jawab siswa terhadap pendidikan mereka sendiri. Siswa lebih termotivasi untuk belajar jika mereka bisa mempelajari topik yang mereka minati. Namun pada praktiknya masih terdapat faktor penghambat diantaranya keterbatasan sumber daya, keterbatasan data minat dan bakat peserta didik dan faktor-faktor lainnya sesuai dengan situasi dan kondisi masing-masing satuan pendidikan.

Materi 2. Alokasi Waktu

Latihan Pemahaman
Soal
1. Pemilihan mata pelajaran pilihan oleh satuan pendidikan harus mempertimbangkan . . .
  • Kondisi sumber daya yang dimiliki oleh satuan pendidikan. (Jawaban Benar)
  • Kondisi keuangan dan jumlah peserta didik di sekolah.
  • Kondisi masyarakat sekitar lingkungan sekolah
  • Kondisi psikologi peserta didik.
Cerita Reflektif
Menurut Anda, apakah alokasi waktu mata pelajaran pilihan di satuan pendidikan Anda sudah tepat?
Jawaban :
Iya sudah tepat, karena proses pemilihan mata pelajaran pilihan di satuan pendidikan saya, sudah melalui beberapa tahap perencanaan yang melibatkan kesepakatan banyak unsur agar sesuai dengan sumber daya yang dimiliki.

Materi 3. Persiapan Setelah kelulusan

Soal Latihan Pemahaman
1. Tujuan adanya pemilihan mata pelajaran di SMA adalah . . .
  • Membekali kompetensi yang holistik dan lintas disiplin. (Jawaban Benar)
  • Menyediakan lapangan kerja.
  • Mengurangi beban peserta didik.
  • Memberi materi sebanyak-banyaknya di SMA.
Cerita Reflektif.
Bagaimana Anda mempersiapkan murid untuk setelah kelulusan selama ini?
Jawaban :

Mendampingi dan menjadi fasilitator secara terarah dan konsisten terhadap impian atau tujuan peserta didik. Diantaranya dengan pendampingan individu atau berkelompok . Kemudian memberikan arahan untuk menyiapkan apa saja yang harus dipenuhi dalam menggapai tujuannya masing-masing serta memberikan motivasi agar peserta didik selalu bersemangat dalam meraih tujuannya.

POST TEST (Soal diberikan secara acak).

1. Apa yang mendasari satuan pendidikan untuk menyelenggarakan mata pelajaran pilihan?
  • Karena tidak semua peserta didik pandai matematika.
  • Mayoritas peserta didik ingin menjadi ahli bahasa.
  • Karena mata pelajaran wajib sudah dikuasai oleh peserta didik.
  • Karena minat, bakat, dan potensi peserta didik berbeda-beda. (Jawaban Benar)

2. Berikut ini pernyataan yang bukan merupakan prinsip dalam menentukan alokasi waktu mata pelajaran pilihan adalah . . .
  • Alokasi waktu mata pelajaran pilihan yaitu 20-25 JP per minggu.
  • Alokasi mata pelajaran pilihan harus memperhatikan minat dan bakat peserta didik.
  • Alokasi masing-masing mata pelajaran pilihan adalah 180 JP pertahun.
  • Tidak ada alokasi waktu projek penguatan profil pelajar Pancasila per tahun pada mata pelajaran pilihan. (Jawaban Benar)

3. Guru BK Sekolah Lentera Hati mengadakan bimbingan karier secara personal kepada peserta didik.Hal ini merupakan contoh penerapan prinsip . . .
  • Membeli kompetensi yang holistik dan lintas disiplin.
  • Menyediakan pengembangan potensi kognitif, penalaran, literasi peserta didik dalam pembelajaran.
  • Memfasilitasi pembelajaran yang memaparkan informasi dan proses yang kontekstual dengan dunia kerja. (Jawaban Benar)
  • Memberi materi sebanyak-banyaknya di SMA.
Silahkan akses link berikut untuk mengakses Modul 2. Persiapan Pemilihan.

Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini! Semoga informasi ini bermanfaat dan memberikan wawasan baru bagi Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan, saran, atau ingin berbagi pengalaman terkait topik ini, jangan ragu untuk meninggalkan komentar di bawah. Kami sangat menghargai setiap masukan dari pembaca.
Jangan lupa untuk mengikuti blog kami untuk mendapatkan update terbaru seputar pendidikan dan pengetahuan lainnya. Sampai jumpa di artikel selanjutnya!
Salam hangat.


تعليق واحد

  1. غير معرف
    Terimakasih atas sharing nya, sangat bermanfaat bagi saya yang sedang mengikuti pelatihan mandiri pada topik ini juga. Sukses selalu.